Ada Apa dengan Manchester United Musim Ini?

Siapa yang tak kenal dengan tim asal kota Manchester yang disebut the Red Devil? Yup, Manchester United merupakan salah satu tim sepakbola terbaik di Eropa dan liga Premier Inggris. Musim ini, Manchester United dilatih oleh mantan pelatih timnas Belanda, yaitu Luois van Gaal. Pelatih bertangan dingin ini sudah menunjukkan hal positif kala MU menjalani laga pra musim. Semua laga disapu bersih oleh the Red Devil.

20141104-mu_kalah.jpg

Sejumlah pemain top dunia berhasil didatangkan oleh tim yang pernah meraih 11 gelar FA dan 3 gelar liga Champion. Ada Radamel Falcao yang dipinjam dari AS Monaco, Ander Herrera yang didatangkan dari Atletic Bilbao, Angel Di Maria yang ditransfer dari Real Madrid, Marcos Rojo dan Daley Blind. Pemain-pemain baru ini menjadi harapan baru untuk Manchester United. Sayangnya, sepakbola tidak bisa diprediksi. Para fans yang berharap bisa melihat tim ini meraih banyak kemenangan harus tertunduk lesu karena pada pekan ke 10, Manchester United baru mengemas 3 kali kemenangan dan duduk manis di peringkat ke 10.

Banyak pihak menduga keterpurukan MU disebabkan karena kurang padunya tim dan ada juga yang menganggap bahwa hal ini disebabkan karena permainan tim yang sudah melempem dan terbaca oleh lawan. Jika dilihat dari susunan pemain, jelas Manchester United adalah skuad mahal karena dihuni oleh pemain-pemain tenar.

Di pekan ke 10 minggu yang lalu, Manchester United harus kembali menelan pil pahit dalam laga derby Manchester. Ya, the Red Devil harus tertunduk lesu saat pertandingan berakhir 1-0 untuk kemengangan tim tuan rumah Manchester City. Pemain-pemain MU dinilai tidak menunjukkan kapasitas terbaik mereka. Para fans bahkan mencerca beberapa pemain yang dianggap bermain di bawah top perform mereka di media sosial.
Beberapa kalangan menilai bahwa Manchester United tidak memiliki bek tangguh setelah kepergian Patrice Evra, Rio Ferdinand an Nemanja Vidic. Hal ini membuat pertahanan MU mudah ditembus lawan. Mudah-mudahan MU lebih baik kedepannya. :)

Category: General

Sepakbolaku

Sejak kecil, aku sudah gila sepakbola. Aku masih ingat betul setiap kali aku pulang sekolah sekitar pukul 16.00 WIB, aku langsung ganti pakaian dan menuju lapangan sepakbola. Tubuhku yang tinggi dan ramping membuatku punya daya tahan tubuh yang cukup baik. Hal itu terbukti dengan kecepatan lariku di atas teman-temanku. Aku cukup disegani ketika bermain sepakbola karena aku juga punya tendangan yang cukup keras. Saat pertama kali aku mencintai sepakbola, posisiku adalah penjaga gawang. Setelah mendapatkan banyak cidera di jemariku, aku pun memutuskan untuk mengganti posisiku sebagai seorang gelandang.

20141017-sepak_bola_a.jpg

Menjadi gelandang ternyata adalah posisi idealku. Di tim sepakbola SMAku aku menjadi gelandang serang, begitu juga di tim sepakbola di daerahku. Walau berposisi sebagai gelandang, aku kerap kali menjadi mesin gol untuk timku. Aku memiliki naluri mencetak gol yang cukup baik. Begitu juga dengan naluri bertahanku, aku juga sering membantu para defender untuk bertahan ketika kami diserang lawan.

Category: General